conti Ordinary Girl: My Personal Life
Tampilkan postingan dengan label My Personal Life. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Personal Life. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 Januari 2016

Untukmu, seseorang yang sekarang sudah tak lagi mengenaliku.
Ingatkah kau ;
Bagaimana ku selalu tersenyum ketika menatapmu,
seberapa besar harapan yang ku tumpangkan padamu,
sejauh apa ku menatap masa depan bersamamu..



Untukmu, seseorang yang sekarang sudah tak lagi mengenaliku.
Masih begitu jelas di ingatan ;
Bagaimana bibirmu menyunggingkan senyuman palsu,
seberapa banyak dusta yang ku terima dengan begitu berbunga-bunga,
dan begitu mudahnya kau menghancurkan semuanya..



Kepadamu, wahai jiwa yang dulu begitu ku cinta.
Sadarkah kau ;
Betapa bahagia yang ku rasa saat bersamamu,
betapa perih yang ku tahan ketika mencintaimu,
betapa banyak air mata yang ku tumpahkan karenamu,
betapa sering ku menangis dalam tawa,
betapa resah ku menjalani hari-hari tanpa kabar darimu,
betapa ku semakin jauh dari mereka (orang-orang yang nyata menyayangiku),
betapa lemahnya ku yang selalu sabar menghadapimu,
betapa bodohnya ku yang selalu berpura-pura tak mengetahui semua kebohonganmu,
dan yang harus kau tau, betapa ku mencintaimu...



Kamu, yang dulu, menempati tempat terbaik di hatiku.
Di kokoh lenganmu, ku mengharapkan perlindungan
di teduh matamu, ku berharap kenyamanan
di manis senyummu, ku menginginkan kebahagiaan 
di lembut suaramu, ku menemukan ketenangan
pada semua yang ada padamu, ku menemukan " kita "


Sabtu, 23 Januari 2016

I dunno whats happening to me..
Feel so lost right now, dunno what to do anymore, and dunno what I want!


Feel anxious, uncertain, and worried full stop..
I often lie down on my bed and just breathe.. Sometimes I take a walk, and sometimes I watch a movie. But there are times when I dunno what’s right, I just feel confused. When that happens, I become quiet and I focus my attention on my heart area.


I'm depressed..
Feel unhealthy and unmotivated. Dunno what I want to do with  my life at large.
I feel so sad and alone but I’m surrounded by family and friends. I feel like the inside of me is different to the out and it confuses me. I feel and look happy on the outside, but in my mind I don’t.. I feel worried and scared and sad and I dunno what about. I have always felt like this..


I often cry so much than I used to just to shut my brain off. I sleep a lot and I find it hard to go to university and my grades have dropped. I still dunno what to do.. I still dunno what the “right” thing is. Even though i know all this, is getting stuck in my own thinking.


I dunno why I feel sad and happy and that makes me anxious and worries me sometimes.
I’m always overthinking everything and taking on pointless problems from other people to put my worries aside.


I’m just so confused with my mind and my feelings and everything!




Minggu, 03 Januari 2016

Pada Akhirnya

Pada akhirnya, kamu hanya perlu mensyukuri apapun yang kamu miliki hari ini..
Walaupun yang kau tunggu tak pernah datang,
Walaupun yang kau perjuangkan tak pernah sadar dengan apa yang kau lakukan.


Nikmati saja..


Kelak dia yang kau cintai akan tau,
Betapa kerasnya kau memperjuangkannya,
Betapa dalamnya rasa yang kau simpan untuknya.


Dia hanya berpura-pura tidak tau atau mungkin tidak mau tau sama sekali. Then tidak usah hiraukan..  Jika sampai hari ini kau masih memperjuangkannya dan masih menunggunya, tidak masalah.. Tidak ada salahnya dalam memperjuangkan cinta yang kau rasa.

Namun, satu hal yang mungkin bisa kau renungkan bahwa menunggu ada batasnya, dan kau akan tau kapan harus berhenti dan mulai berjalan lagi ☺ Meninggalkan tempat di mana kamu pernah berjuang sepenuh hati, tetapi tak dihargai.



Sabtu, 02 Januari 2016

Aku Tak Ingin Mendoakanmu Mendapat Karma.




Aku cukup menyadari, Tuhan akan melakukan sesuatu yang Adil :)
Sama sepertimu, aku juga hanyalah makhluk yang tak sempurna, yang bisa saja melakukan banyak kesalahan.. Maka dari itu, aku tak ingin melempar sumpah padamu agar kamu mendapat karma.

Ku hanya percaya, di dunia ini ada sistem tabur-tuai

Di mana kamu akan memetik sendiri buah dari apa yang kamu tanam. Sekarang, ku lebih memilih untuk melanjutkan hidupku menuju masa depan yang sudah pasti menanti di depan sana.

1.       Tak terlihatkah dulu aku begitu tersakiti dengan semua ucapan dan sikapmu?
Ku tak habis fikir.. Sadarkah kamu dulu aku begitu terluka dengan semua perlakuanmu? Tak sadarkah kamu bahwa ku juga manusia yang punya hati, bisa merasa tersakiti dan bisa terluka?
Jika kamu dulu dengan sengaja menyakitiku, di mana perasaanmu, sayang? Sudah matikah hatimu? Yang ku tau, saat pasangan saling mencintai, mereka berdua akan saling berusaha untuk membahagiakan pasangannya. Tapi, mengapa kamu malah menyakitiku melalui semua perkataan dan sikapmu? Sudah tak cinta lagi kah??

2.       Ini bukan karena ku tak bisa mencari orang lain yang lebih bisa mencintaiku. Ini karena ku tak cukup mengerti, mengapa aku layak kamu sakiti? Dulu pertanyaan itu selalu memenuhi kepalaku..  Jika aku dulu tak kunjung pergi meski sudah disakiti, itu bukan karena ku tak mampu mencari sosok yang lebih baik. Itu semua karena fikiranku belum bisa menjawab pertanyaan terbesar yang kerap melukai hatiku.. “Apa yang membuatku begitu layak kamu sakiti??”

3.       Tak perlu bersumpah akan ada karma. Aku cukup sadar bahwa ada Tuhan yang melihat segalanya, dan Dia tak pernah tertidur.. Dia Maha Adil.
Tak perlu saling menyumpahi siapa yang akan mendapat karma. Sadar adanya Tuhan yang tak pernah tertidur saja sudah cukup bagiku.. Ia Maha Adil, ku sangat tahu itu.
Akan ada saat di mana yang bersedih akan dihibur sesuai dengan rencana-Nya J

4.       Saat ini aku hanya perlu berusaha ikhlas dan tegar.. Aku tak ingin orang tau bahwa aku bersedih, lalu mengasihaniku. Bagaimana senyumku? Masih indah, bukan? Meski terluka..
Tak mudah untuk memalsukan sebuah senyuman..
Kamu yang sudah mengacaukan semua isi hatiku,
Kamu yang sudah mengacaukan semua isi fikiranku.
Aku hingga saat ini belum bisa merapihkan ruang hati dan fikiran yang masih porak-poranda karena mu..  Tapi, tak ku biarkan kemelut hatiku terbaca oleh orang-orang disekitarku. Aku berusaha memalsukan senyumku agar mereka tau bahwa ku cukup kuat melewati hari-hariku. Bagaimana dengan senyumku sekarang? Masih terlihat ceria dan bahagia, kan? Ya, aku menampilkan sisi terbaik diriku pada orang lain meski hatiku hampir menyerah untuk tetap menjalani hidup. Aku tak berlebihan! karena memang ini yang ku rasa. Saat sekalinya ku sayang dengan seseorang, perasaan itu akan begitu dalam.  Ya, aku ini tipe orang yang sulit untuk jatuh cinta, dan  sekalinya  jatuh cinta hm rasa itu akan semakin mendalam setiap harinya..

5.       Aku hanya cukup menerima kenyataan bahwa sebenarnya aku bukanlah yang kamu cintai. Harus bisa ikhlas dan tegar meski memori indah itu masih menari difikiranku.
Ku harus ikhlas..
Ku harus tegar..
Kamu tau? Setiap perjalanan cinta pasti menyisakan banyak memori indah. Ya, mungkin itu yang membuatku masih saja memikirkanmu.. Tapi, semakin ku memikirkanmu, akhirnya bukan kebahagiaan yang kudapat. Justru, tambahan luka.. 
Akhirnya ku memaksakan diri ku untuk menyadari,
Bahwa ku bukanlah pribadi yang kamu cintai,
Bahwa ku bukanlah pribadi yang sebenarnya kamu dambakan.
Susah sekali menerima sugesti itu.. Tapi tiap kali ku teringat dirimu, aku kembali berteriak pada hatiku : “Hey!! Kamu bukanlah sosok yang dia cari!” Teriak ku berharap hati ku lekas tertutup untukmu.

Terima kasih untuk pelajaran yang sudah kamu berikan :)  Kalau saja kamu tak menyakitiku terlalu jauh seperti ini, mungkin ku tak akan menjadi pribadi yang sekuat ini..
Terima kasih untuk pelajaran hidup yang kamu berikan.. Semoga kamu cepat disandingkan dengan seseorang yang kamu anggap pantas mendampingimu.

Jumat, 11 Desember 2015

Tidak ada ucapan maupun tindakan tanpa resiko. Seperti halnya aku yang kini beRESIKO akan 'sakit' di saat kamu benar-benar menemukan kebahagiaan tanpa kehadiran aku lagi (:

Aku mencintaimu = menyayangimu = membutuhkanmu.


Mencintaimu adalah perihal menerima risiko!
Jangan menjadikan hubungan ini sebagai ajang melepas lelahmu.. Aku sudah nggak bisa lagi bertahan di situasi seperti ini. Kalau masih ingin bermain-main, silahkan pergi..
Sehebat dan sesempurna apapun kamu, kalau datang hanya untuk membuat luka, lebih baik jangan pernah hadir sama sekali :) Bukan itu yang ku cari.. Ku hanya mencari seseorang yang mengerti baik dan buruknya ku, tetapi ia masih tetap bertahan untukku sehingga ku tidak perlu menuntut agar ia berubah menjadi yang ku inginkan. Kita berdua sudah cukup dewasa, terlebihnya kamu... Ku rasa sudah bukan waktunya untuk bermain-main tentang perasaan.





Rabu, 10 September 2014

Semester 2 It's Over!

Assalamu alaikum..
Hallo, selamat sore guys!
Semester 2 it's over! Ya, semester 2 ini telah aku lalui dan aku pun sudah mengetahui hasil belajarku di Semester 2. Hasilnya tak seperti apa yang aku bayangkan. Hasilnya tidak cukup memuaskan :')
Hasil di Semester 2 ini lumayan turun drastis dibanding dengan Semester 1, hm but yea aku masih tetap bersyukur :)



Ini adalah hasil belajarku di Semester 2. Ini masih IPK Lokal, Nilai Ujian Utama belum di input.
 Ini adalah hasil belajarku di Semester 2



Sabtu, 26 Juli 2014

Yaa Ramadhan..


Yaa Ramadhan,
Saat-saat engkau akan meninggalkan kami telah dekat, tak ada kesedihan yg saat ini kami rasakan kecuali perpisahan kepadamu lah yang membuat air mata kami menetes..

Yaa Ramadhan,
Akankah kami berjumpa kepada mu lagi di tahun yang akan datang? Sementara umur manusia tidak ada yang mengetahui seberapa lama lagi kah kami berada di dunia ini..

Yaa Ramadhan,
Mungkin kami akan merindukanmu, merindukan semua kenangan yang terindah di saat-saat indah di dalam ibadah kepada ALLAH bersama mu..

Yaa Ramadhan,
Berat rasanya hati ini melepasmu, tetapi apa daya semua telah ditakdirkan oleh ALLAH  bahwa setiap yang berawal pasti berakhir dan setiap perjumpaan pasti ada perpisahan.. :)







Setiap Awal Pasti Ada Akhir - Ramadhan 1435

Assalamu alaikum.
Bagaimana kabar kalian hari ini? Semoga baik-baik saja :)

Hm, waktu berjalan begitu cepat..

Bagi orang-orang yang menikmati hidup, tentu waktu akan terasa cepat berakhir. Sebaliknya, bagi orang-orang yang tidak senang dengan hidupnya, waktu akan berjalan sangat lambat. Itu dibaratkan seperti orang yang bahagia saat kedatangan tamu dan sedih saat tamunya pulang pasti mencintai si tamu. Sebaliknya orang yang sedih saat kedatangan tamu dan bahagia saat tamunya pulang, pasti tidak menyenangi si tamu.

Ohiya, saking asyiknya beraktivitas, nggak terasa sekarang sudah tanggal 29 Ramadhan. "Perasaan baru saja kemarin mulai tarawih yang pertama, sekarang sudah tarawih yang terakhir..", Mungkin kata-kata itu masih terucap di antara kita, betul nggak? Waktu berjalan begitu cepat, begitu juga dengan Ramadhan yang akan berakhir dalam hitungan hari.

Tamu Agung yang dianugerahkan ALLAH bagi orang-orang yang beriman itu akan meninggalkan kita. Semoga ALLAH SWT  senantiasa membantu kita menata hati untuk selalu cenderung pada hidayahnya bukan malah berbangga saat kesempatan emas untuk memperbanyak amal telah usai..

Rasanya baru kemarin saya bertekad untuk menyempurnakan tarawih dan qiyamul lail, iya baru kemarin. Berakhirnya bulan Ramadhan yang penuh berkah dan ampunan ini bisa jadi menimbulkan dilema tersendiri bagi seorang Muslim, kenapa begitu? Karena dengan berakhirnya Ramadhan, hati seorang Muslim akan bercampur antara perasaan senang dan sedih. Senangnya kenapa? Karena sebentar lagi akan tiba hari kemenangan di mana seluruh umat Muslim sedunia merayakan kemenangan melawan hawa nafsu dan kembali ke fitri (suci; seperti orang yang dibersihkan dosanya, seperti kertas putih yang belum ada noda); Idul Fitri. Sedihnya kenapa? Karena akan kehilangan hari-hari di mana amal shalih dilipatgandakan, sedih karena bulan ampunan akan berakhir, sedih karena hari-hari doa dikabulkan akan berakhir, sedih karena aku masih merasa belum sempurna dalam menjalankan ibadah yang dianjurkan di bulan yang penuh berkah ini. Di Ramadhan tahun ini, aku terlalu sibuk dengan urusan dunia, dan berbagai macam kesedihan lainnya.

Sedih, ya saya selalu sedih di saat Ramadhan akan berakhir. Aku masih belum siap untuk meninggalkan Ramadhan ini. Yaa Rabb..

Setiap awal pasti ada akhir. Ramadhan yang kita rindukan kedatangannya pun telah datang, namun kedatangannya pun akan segera berakhir dengan kepergiannya. Yaa, Ramadhan sebentar lagi engkau akan berakhir..

Alangkah rindunya hati akan keberkahan bulan yang penuh dan begitu istimewa.
Bulan ketika pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, Masya Allah! Ketika syaitan dibelenggu.
Ketika amalan Ibadah, ALLAH lipat gandakan, serta bulan yang penuh rahmat dan ampunan ALLAH, Subhanallah..

Semua alam menangis akan berangkatnya Ramadhan. Bukan hanya manusia yang menangis, tetapi juga langit dan bumi serta malaikat pun ikut MENANGIS..

ALLAH, ALLAH tak menjanjikan apa-apa untuk Ramadhan tahun depan, apakah aku masih diikutsertakan pada Ramadhan tahun depan atau telah tertidur dibawah tumpukan tanah..

1 bulan yang telah kita lalui bersama hari-hari yang indah, yang setiap harinya di isi dengan cinta dan kenangan manis dalam ibadah dan ketundukan kepada ALLAH yang maha segala-segala Nya.

Tidak ada cinta kepada sang Maha Pencipta, kecuali saat-saat ramadhan lah yang menumbuhkannya.

Dengan berakhirnya Ramadhan, maka berakhir pula "peperangan" melawan hawa nafsu yang membelenggu jiwa selama satu bulan ini. Namun asyiknya "peperangan" ini tidak akan kita rasakan kelebihan berkahnya di sebelas bulan yang akan datang. Tetapi harus diingat, jangan sampai Ramadhan berakhir kita malah kembali melakukan maksiat-maksiat seperti sebelum Ramadhan. Kita berharap dengan adanya Ramadhan ini bisa menjadi "kotak perubahan" Muslim menjadi lebih baik dari sebelumnya yang siap menghadapi berbagai macam rintangan berupa nafsu keburukan untuk sebelas bulan yang akan datang.

Kini, kami adalah Alumnus Ramadhan. Semoga jiwa kami menjadi jiwa-jiwa yang akan terus bersemangat untuk meneruskan apa-apa yang kami lakukan selama Ramadhan, menjadi manusia yang menjadikan hari-hari di sebelas bulan esok adalah hari-hari yang berkualitas ibadah dan bersikap yang sama dengan menjaga agar tetap stabil, dan terus-menerus berusaha tetap menstabilkan kualitas ketaqwaan saya kepada ALLAH sampai kemudian ALLAH menakdirkan untuk bertemu kembali pada Ramadhan berikutnya.

Di penghujung bulan Ramadhan ini, hanyalah ampunan dan pembebasan dari siksa neraka yang kami harapkan dari ALLAH yang Maha Pengampun.. Kami pun berharap semoga ALLAH menerima amalan kita semua di bulan Ramadhan, walaupun kami rasa amalan kami begitu sedikit dan begitu banyak kekurangan di dalamnya.

Semoga kami menjadi Alumnus Ramadhan yang menerapkan ihsan yang merasa terus menerus diawasi oleh ALLAH dalam setiap helaan nafas, dan sadar bahwa bumi ini akan menjadi saksi atas semua perbuatan yang kita lakukan di muka bumi ALLAH, kemudian tetap menghidupkan malam-malamnya dengan qiyamul lail, merasakan kembali kenikmatan berbuka dengan menghidupkan puasa-puasa sunnah yakni puasa yaumul bidh (puasa tanggal 13, 14 dan 15 bulan Hijriyah), puasa senin kamis atau bahkan puasa daud :) 

Selamat tinggal Ramadhan.. 
Semoga kita  mampu menjadi Alumnus Ramadhan yang baik, menjadi hamba yang lebih baik lagi dimata ALLAH, bukan dimata yang lain.

Taqobbalallahu minna wa minkum (Semoga ALLAH menerima amalan kami dan amalan kalian). 
Semoga ALLAH menjadikan kita sebagai insan yang selalu ber-istiqomah dalam menjalankan ibadah selepas bulan Ramadhan.  
Aamiin, in shaa ALLAH..  



                                                                                                        

Rabu, 16 Juli 2014

Ramadhan Akan Berakhir? Tenang, Masih Ada Waktu..

Assalamu alaikum :)
Bulan Ramadhan telah dekat waktu perginya dan akan segera berpisah dengan kita, dan sesungguhnya dia akan menjadi saksi yang membela kita atau menjatuhkan kita dengan apa saja yang kita titipkan padanya dari amalan-amalan. Barangsiapa yang telah menitipkan padanya amal yang shalih maka hendaknya memuji ALLAH atas hal itu dan bergembiralah dengan pahala yang agung, karena sesungguhnya ALLAH tidak pernah menyia-nyiakan sedikitpun dari setiap kebaikan, sebaliknya barang siapa yang telah menitipkan padanya amalan kejelekan maka hendaknya segera bertaubat kepada ALLAH dengan taubat yang nasuha karena ALLAH akan selalu menerima taubat dari para hamba-Nya :)

Ramadhan akan berakhir. Pertanyaannya adalah, apakah kita sudah maksimal dalam membiasakan diri dalam ketaatan atau belum? Bagi yang merasa sudah maksimal, harus ditingkatkan lagi agar lebih maksimal. Nah, bagi yang merasa belum maksimal atau Ramadhan tahun ini amalannya kurang bagus dari tahun kemarin, masih ada waktu sekitar 1 minggu. So, you dont have to worry, okay? :) Bagi yang belum i'tikaf, maka i'tikaflah mulai malam ini, begitu juga dengan yang belum pernah salat tarawih sekalipun, mulailah di malam ini karena kita masih punya waktu sekitar kurang lebih 1 minggu ke depan. Kita kejar ketinggalan kita di hari-hari sebelumnya agar tidak ketinggalan pahala berlipat yang disediakan ALLAH secara terbuka di Ramadhan ini. 

Ramadhan memang akan berakhir, tapi belum terakhir. Masih ada kesempatan untuk menambah amal. Lebih-lebih di sepuluh malam terakhir. ALLAH SWT Memberikan bonus pahala besar-besaran pada salah satu malam di sepuluh malam terakhir. Malam itu adalah malam Qadar (lailatul qadr). Tentunya bagi mereka yang beriman dan beramal shaleh. Memperbanyak shalat, dzikir, tilawah, sedekah dan amalan-amalan lainnya.

Pada malam itu (lailatul qadr), malaikat-malaikat dan malaikat Jibril turun untuk mengatur segala urusan. Disebut malam seribu bulan karena pahala di malam ini disamakan dengan pahala yang dilakukan selama seribu bulan yang setara dengan 83 tahun lebih. Selain itu pula Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa yang shalat di malam Lailatul Qadar karena keimanan dan mengharapkan pahala maka dia akan diampuni dosa yang telah lampau ataupun yang akan datang.” 

Seperti yang sudah kita ketahui, bulan Ramadhan itu bisa disebut juga Bulan Tarbiyah. Tarbiyah di sini diartikan bahwa selama bulan Ramadhan kita dididik atau dibimbing (bisa oleh diri sendiri maupun orang lain) untuk menjalankan berbagai macam ketaatan kepada ALLAH dan Rasul-Nya. Ramadhan ini dijadikan pembiasaan untuk kembali menjadi Muslim yang lebih taat kepada syariat Islam. Jika sudah biasa menjalankan syariat Islam dengan baik, maka seorang Muslim tidak akan merasa berat atau terbebani dengan berbagai macam aturan dan malah mereka akan menikmati, mengapa bisa begitu? Karena sudah terbiasa. Bisa karena terbiasa :)

Ayo, kita jadikan Ramadhan ini sebagai pendidikan bagi diri sendiri supaya nggak jatuh lagi ke jurang kemaksiatan yang dilakukan sebelum Ramadhan. Semoga kita bisa mejadi lebih istikamah dalam menjalankan ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya, meski Ramadhan telah meninggalkan kita.

Kamu tahu, kan? Sesungguhnya ALLAH itu Maha Hidup, tidak mati. Teruskanlah beribadah pada-Nya dalam segala waktu. Sebagian orang beribadah di bulan Ramadhan secara khusus, mereka menjaga shalat-shalatnya di masjid-masjid, memperbanyak baca Al-Quran, dan menyedekahkan hartanya. Lalu ketika Ramadhan usai, mereka bermalas-malasan, kadang-kadang mereka meninggalkan shalat Jum’at dan tidak berjama’ah. Mereka itu telah merusak apa yang telah mereka bangun sendiri, dan menghancurkan apa yang mereka bina. Seakan-akan mereka menyangka, ketekunannya di bulan Ramadhan itu bisa menghapuskan dosa dan kesalahannya selama setahun. Juga mereka anggap bisa menghapus dosa meninggalkan kewajiban-kewajiban dan dosa melanggar hal-hal yang haram. Mereka tidak menyadari bahwa penghapusan dosa karena berbuat kebaikan di bulan Ramadhan dan lainnya itu hanyalah terhadap dosa-dosa kecil dan itupun terikat dengan menjauhkan diri dari dosa-dosa besar.

Lebih besar dosa mana dari dosa besar syirik (menyekutukan ALLAH Ta’ala) dan meninggalkan shalat?
Apakah ada yang tahu?
Meninggalkan shalat itu sudah menjadi kebiasaan yang lumrah bagi sebagian orang. Ketekunan mereka di bulan Ramadhan tidak ada gunanya sama sekali bagi mereka jikalau mereka melanjutkannya dengan kemaksiatan-kemaksiatan berupa meninggalkan kewajiban-kewajiban dan melanggar larangan-larangan ALLAH Ta’ala. Sebagian ulama ditanya tentang kaum yang tekun ibadah di bulan Ramadhan, tetapi setelah usai, mereka meninggalkannya dan berbuat buruk. Maka dijawab: Seburuk-buruk kaum adalah yang tidak mengenal ALLAH kecuali di bulan Ramadhan. Ya, benar. Karena orang yang mengenal ALLAH tentunya ia akan takut pada-Nya setiap waktu (bukan hanya di bulan Ramadhan).

Bila bukan karena kesadaran, sebagian orang terkadang berpuasa Ramadhan dan menampakkan kebaikan serta meninggalkan maksiat,  bukan karena keimanan dan kesadaran. Mereka mengerjakan itu hanyalah dalam rangka basa-basi dan ikut-ikutan. Karena hal ini terhitung sebagai tradisi masyarakat. Perbuatan ini adalah kemunafikan besar, karena orang-orang munafik memang pamer kepada manusia dengan menampak-nampakkan ibadahnya. Naudzubillah min dzalik, semoga kita tidak termasuk orang-orang yang seperti itu..


Berakhirnya Ramadhan menjadi saksi atas amal-amal kita. Selamat bagi yang amalnya baik, yang amalnya itu akan menolongnya untuk masuk Surga dan bebas dari Neraka. Dan celaka bagi orang yang buruk amalnya lantaran kelengahan dan menyia-nyiakan waktu Ramadhan. Maka perpisahan dengan Ramadhan hendaknya diakhiri dengan kebaikan, karena ketentuan amal itu pada pungkasannya. Barangsiapa berbuat baik di bulan Ramadhan hendaklah menyempurnakan kebaikannya, dan barangsiapa berbuat jahat hendaklah ia bertaubat dan menjalankan kebaikan pada sisa-sisa umurnya. Barangkali tidak akan menjumpai lagi hari-hari Ramadhan setelah tahun ini. Maka hendaklah diakhiri dengan kebaikan dan senantiasa melanjutkan perbuatan baik yang telah dilakukan di bulan Ramadhan pada bulan-bulan lain. Karena Rabb yang memiliki bulan-bulan itu hanyalah satu, dan Dia mengawasimu dan menyaksikanmu.
Dia memerintahkanmu untuk taat selama hidupmu.


Kegembiraan mukminin beda dengan munafikin. Orang mukmin bergembira dengan selesainya Ramadhan karena telah memanfaatkan bulan itu untuk ibadah dan taat, maka dia mengharap pahala dan keutamaannya. Sedang orang munafik bergembira dengan selesainya bulan itu karena akan berangkat untuk bermaksiat dan mengikuti syahwat yang selama Ramadhan itu telah terkungkung.

Oleh karena itu, orang mukmin melanjutkan kegiatan setelah bulan Ramadhan dengan istighfar, takbir dan ibadah, namun orang munafik melanjutkannya dengan maksiat-maksiat, hura-hura, pesta-pesta musik dan nyanyian karena girang dengan berpisahnya Ramadhan dari mereka. O ALLAH, banyak sekali kita melihat disekitar dengan merayakan perpisahan Ramadhan ini dengan hura-hura, pesta-pesta musik dan sebagainya. Yaa ALLAH, ampunilah mereka dan berikanlah mereka hidayah-Mu.. Aamiin..
Bertaqwalah kepada ALLAH wahai hamba ALLAH, dan berpisahlah dengan Ramadhan mu dengan taubat dan istighfar..
Semoga ALLAH selalu senantiasa membimbing kita ke jalan-Nya, jalan yang diridhai-Nya :) Aamiin, in syaa ALLAH niat baik akan selalu ada jalannya..

Bersungguh-sungguh dalam mengerjakan ketaatan-ketaatan dan menjauhi segala macam dosa dan kemaksiatan agar kita semua mendapatkan kebahagiaan di dunia dan pahala yang melimpah di hari perhitungan kelak.

Yaa ALLAH,
Teguhkanlah kami diatas keimanan dan amal shalih, hidupkanlah kami dalam kehidupan yang baik, dan wafatkanlah kami dalam keadaan Islam dan gabungkanlah kami dengan orang-orang salih, Aamiin.


                                                                                                        

Jumat, 27 Juni 2014

Marhaban Yaa Ramadhan


Marhaban Yaa Ramadhan..

Allahuakbar..
Allahuakbar..
Allahuakbar..



Tak terasa kita telah dipenghujung bulan Sya’ban, tak terasa waktu begitu cepat berlalu, tak terasa kita akan segera memasuki bulan Ramadhan. In syaa ALLAH untuk kesekian kalinya tamu agung tersebut akan berkunjung diantara rangkaian usia kita. Bulan suci yang Agung dimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi Wa Sallam kabarkan kepada khalayak sebagai berita suka cita.
Ada yang menyambutnya dengan gembira karena merasa ini adalah momentum terbaik bagi gugurnya dosa, meningkatnya derajat pahala dan tersambungnya kembali jalinan silaturahim. Bulan penuh berkah, bulan penuh rahmat, bulan kembali kepada alquran dan ibadah. What a beautiful moment! :)

Di sisi lain, ada juga sebagian dari kita yang biasa-biasa saja menyambut Ramadhan, tidak ada perasaan sedikitpun yang istimewa dari bulan Ramadhan. Padahal Rasulullah SAW. mengajarkan kepada kita untuk senantiasa berdoa, agar kita bisa dipertemukan dengan nikmatnya bulan Ramadhan.

“Ya ALLAH SWT berkatilah kami di bulan Rajab, berkatilah kami di bulan Sya'ban dan ijinkanlah kami untuk bertemu dengan bulan Ramadhan.”

Subhanallah, itulah keistimewaan Ramadhan sampai-sampai Rasulullah memohon kepada ALLAH seperti itu, karena kita tidak pernah tahu, apakah umur kita akan sampai ke bulan yang penuh berkah itu? Kami semua berdoa semoga ALLAH memberikan kita umur panjang hingga bisa menikmati Indahnya bulan Ramadhan, Aamiin.

Semua umat Islam berharap seandainya setiap bulan merupakan bulan Ramadhan, alangkah nikmatnya..

Maha besar Allah yang akan mempertemukan kita kembali pada bulan yang mulia.
Sebagai hamba-Nya, tak henti-hentinya aku bersyukur atas segala nikmat yang telah Ia berikan.
Alhamdulillah, aku dan keluarga diberi kesempatan untuk bertemu Ramadhan di tahun ini :) Kita harus bisa meluangkan waktu sebaik-baiknya untuk melakukan kebaikan di bulan Ramadhan ini karena kita tidak tau apakah nanti di Ramadhan yang akan datang kita diberi masih kesempatan atau tidak. Bulan Ramadhan kali ini harus lebih baik dari yang sebelum-sebelumnya, in syaa ALLAH.

By the way, ini beberapa persiapan untuk di bulan Ramadhan. 

- Mental / Fisik -
Mental harus siap karena kita berpuasa di setiap harinya selama 1 bulan penuh, lho!
Selama berpuasa, kita tidak hanya harus mampu untuk menahan lapar dan haus, tetapi juga harus mampu menahan nafsu. Nafsu marah, nafsu berbohong, nafsu ngomongin orang, nafsu mencuri, dan sebagainya.

Seorang muslim membutuhkan kondisi fisik yang prima. Apabila kondisi fisiknya lemah, seorang muslim tidak akan dapat menjalankan berbagai rutinitas ibadah yang penuh dengan kemuliaan -kemuliaan yang dilimpahkan ALLAH di bulan Ramadhan. That's why kita harus menjaga kesehatan tubuh.
Apakah kalian tahu? Pada bulan Rajab Nabi Muhammad SAW dan para sahabat membiasakan diri melatih fisik dan mental dengan melakukan puasa sunnah, memperbanyak membaca al-Qur'an, membiasakan bangun malam (qiyamul-lail) dan meningkatkan urusan dunia (mencari nafkah) untuk persiapan memperbanyak kegiatan sedekah pada bulan Ramadhan.

Ohya, usahakan sehabis adzan maghrib jangan langsung makan besar ya! Batalkan puasa dengan air mineral terlebih dahulu (sesuai selera sih sebenarnya, mau air mineral atau teh. Intinya, minum terlebih dahulu) Selanjutnya, makan kurma sedikitnya 3 buah. Nah, setelah it langsung shalat maghrib. Makan besarnya bisa setelah Shalat Maghrib atau Shalat Tarawih. Karena jika kamu makan besarnya sebelum Shalat Maghrib, takutnya nanti kamu nggak bisa Sujood karena kamu kekenyangan. Aku sarankan, makan besarnya setelah Shalat Tarawih, but yea itu tergantung dari diri kalian masing-masing, hehe.
Makan secukupnya, ya! Berhenti jika sudah kenyang. Di saat berbuka puasa memang keseringan lapar mata. Mau makan ini, mau makan itu, tetapi sebenarnya makan sedikit saja sudah kenyang lho.

- Alat Sholat -
Ini yang sangat diperlukan untuk umat Muslim!!
Namanya alat sholat, ya sudah pasti digunakan untuk sholat :D
Di bulan Ramadhan selalu diadakan Shalat Tarawih. Well, usahakan selalu mempersiapkan alat shalat sebelum pergi ke masjid / musholla agar tak ada yang tertinggal.

- Al-Qur’an -
 Perbanyaklah membaca Al-Qur’an di bulan Ramadhan :) Pelajari makna ayat yang terkandung di dalam Al-Qur’an. Tahun lalu, aku hanya sempat 1 kali khatam Al-Qur’an. Semoga di tahun ini aku bisa 2 kali khatam atau mungkin saja bisa lebih, hehe aamiin, in syaa ALLAH.
Pahala di bulan Ramadhan ini berkali-lipat disbanding bulan-bulan yang lainnya. Usahakan selalu melakukan kebaikan. Melakukan kebaikan tak hanya di saat bulan Ramadhan saja ya! :)
 

- Persiapan fikiran dan Ilmu -
Agar ibadah di bulan Ramadhan dapat lebih optimal, sehingga butuh wawasan dan tashawur (persepsi) yang benar tentang Ramadhan. Caranya dengan membaca berbagai bahan rujukan dan menghadiri majelis ilmu tentang Ramadhan, sehingga ibadah Ramadhan kita dapat sempurna sesuai tuntunan Rasulullah. Menghafal ayat-ayat dan doa-doa yang berkait dengan ramadhan, memperdalam berbagai masalah dalam ilmu fiqih tentang puasa dan lain-lain juga penting dilakukan.

Sehingga, ketika Ramadhan tiba kita sudah menuju pada proses pendewasaan ruhani, dimana kebiasaan ibadah meningkat, semangat berdzikir bertambah, semakin cinta shalat berjamaah, melaksanakan aktivitas-aktivitas infak, shadaqah dengan lebih ikhlas, menahan lapar, haus, seksual, mulai fajar hingga terbenam matahari dengan mulus bisa dilalui. Hingga membaca Alquran sampai khatam (tamat) bisa dinikmati dengan semangat membara. Hal yang wajar jika amaliah di bulan suci Ramadhan begitu spektakuler dilaksanakan kaum muslimin. Karena inilah merupakan suatu proses tercapainya derajat taqwa yang akan membawa kepada kesuksesan dunia maupun akhirat.
 

- Vitamin -
Terkadang  puasa adalah “tantangan” bagi yang mempunyai penyakit sistem pencernaan. Terutama bagi penderita Maag, ya seperti aku ini. Must need more attention!!!
Makan tepat pada waktunya adalah hukum yang wajib bagi penderita maag :)) Seperti aturan tidak tertulis yang tidak boleh dilanggar -___-
Agak khawatir memang, jika penyakit Maag tiba-tiba kumat di saat puasa :s
Satu-satunya solusi adalah harus menyiapkan obat maag dan beberapa vitamin serta banyak minum air putih.
 

- Persiapan Harta -
Jangan salah pengertian tentang persiapan harta, maksud persiapan harta disini bukan untuk membeli keperluan makanan buka puasa atau bermacam kue-kue lebaran sebagaimana yang menjadi tradisi kita selama ini, namun semata-mata untuk persipan melipatgandakan kegiatan sedekah, karena pada bulan Ramadhan merupakan bulan terbaik untuk memperbanyak sedekah :) Pahala bersedekah pada bulan ini berlipat ganda dibanding bulan biasa. Mempersiapkan zakat ya!

- Alarm -
Ini hal yang sangat sepele, tetapi kalau nggak dipersiapkan yea bisa fatal  juga. Terutama alarm untuk bangun sahur, agar nggak telat bangunnya.
Kalau masih tinggal dengan orang tua, ya masih bisa lah ya dibangunin, tetapi kalau nge-kost hm nggak ada yang ngebangunin. Ada, ya ada yang ngebangunin kalau nge-kost berdua dengan teman atau bisa juga kalau kamu punya Ibu kost yang baik / Islami, xoxo.

- Heart -
Semua persiapan di atas memang penting, tetapi ini yang paling PENTING!!!
Mempersiapkan hati agar ikhlas dalam menjalankan ibadah bulan Ramadhan. Menjaga dan menjauhkan hati kita dari berbuat ujub, riya’, sombong, iri, dengki, hasut, nafsu untuk melakukan maksiat dll. serta yang diharamkan oleh ALLAH, dan juga mempersiapkan hati agar sewaktu menjalankan ibadah tak hanya  sebagai pemenuhan  kewajiban saja, tetapi sebagai penghubung atau istilahnya  “kontak batin” dengan ALLAH SWT :)

Itu beberapa hal yang harus kita siapkan..


             Bulan Ramadhan adalah bulan baik, bulan suci, bulan penuh ampunan dari ALLAH SWT. Aku selalu deg-deg an setiap kali bulan Ramadhan datang. Perasaan senang, terharu, dan bersyukur masih bisa dikasi kesempatan oleh ALLAH SWT untuk bisa mengumpulkan pahala di bulan yang baik ini.

Sudah banyak diketahui oleh kita bersama bahwa banyak sekali manfaat yang dapat kita ambil dari ibadah yang satu ini (berpuasa). Salah satu diantaranya adalah dapat membuat kita menjadi seorang yang kuat menghadapi cobaan, tegar dalam mengarungi rintangan dan sabar dalam menerima tekanan. Tekanan dalam memperturutkan hawa nafsu kita yang selama hampir satu tahun penuh dibiarkan merajalela. In sya ALLAH  dengan adanya puasa ini, ALLAH dapat menjadikan kita termasuk ke dalam golongan ”orang-orang sabar”, orang yang sangat dicintai oleh Allah SWT, Aamiin.
Dengan besar hati, aku mengakui bahwa ibadahku memang belum sempurna dan masih banyak kekurangan dan dosa :’) Banyak hal yang aku senangi dalam bulan ini. Diantaranya:
  1. Di bulan Ramadhan, aku bisa dengerin orang-orang ngaji semalam suntuk di Masjid.
  2. Puasa tiap hari ada kemungkinan untuk nurunin berat badan dan ngecilin perut, xoxo  (meskipun kemudian menggembrot lagi waktu buka dan setelah lebaran, lol ._.).
  3. Lebih sering makan dengan keluarga. Di bulan Ramadhan, setiap anggota keluarga kami biasanya berusaha keras untuk bisa berbuka puasa bersama di rumah (kecuali kalo ada acara buka bersama di luar dengan teman-teman). Selain bulan Ramadhan, kami biasanya makan selalu sendiri-sendiri dan jarang bisa duduk kumpul dalam satu ruangan.
  4. Lebaran. Ajang kumpul dengan keluarga besar \:D/ Ngobrol, ketawa-ketawa, dan main dengan saudara-saudara yang hanya ketemu setahun sekali. Terkadang memang ada yang beberapa kali ketemu, tetapi sensasinya berbeda ketika ketemu di saat lebaran, hehe.

Aku memang selalu menyambut bulan Ramadhan dengan penuh sukacita (meskipun kadang-kadang agak was-was mikirin utang puasa tahun lalu, apakah sudah lunas atau belum. Aku tipe orang yang ‘agak’ pelupa. Di setiap bulan Ramadhan, aku selalu berharap agar bisa mengisi sepuluh malam terakhir dengan ibadah (saat Lailatul Qadr/Malam Seribu Bulan). Aku berharap, bulan Ramadhan ini aku bisa memperbaiki ibadahku dan yea at least, dosa-dosaku diampuni oleh ALLAH SWT, Aamiin.

Dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, setiap muslim wajib membekali dirinya dengan persiapan maksimal yang berkaitan dengan ibadah Ramadhan, agar secara lahir dan batin kita lebih siap melaksanakan ibadah dalam bulan Ramadhan.

Saat akan datangnya bulan Ramadhan seorang muslim harus berupaya sekuat tenaga untuk meningkatkan keilmuan dan pemahamannya mengenai apa yang mesti diperbuat dan dihindari selama bulan Ramadhan. Agar pahala Puasanya tidak berkurang bahkan hilang :)

By the way, Selamat Menunaikan Ibadah Puasa (bagi yang melaksanakannya).
Semoga Puasa dan Amal Ibadah di bulan yang penuh berkah dan kebaikan ini diterima oleh ALLAH SWT, Aamiin Yaa Rabb.

Sebagai makhluk ALLAH yang penuh khilaf dan dosa, aku hanya ingin menitipkan maaf kepada semua pembaca blog ini. Siapapun kalian, minal aidin walfaidzin,  mohon maaf lahir & bathin.


Mari kita berniat semoga Ramadhan tahun ini akan menjadikan kita lulus dalam keadaan yang bertambah keimanan dan meningkat ketaqwaan. Insya Allah.
Selamat menyambut bulan Ramadhan :) Mari berburu pahala dari sekarang!!!!!!







Selasa, 20 Mei 2014

Kenapa semuanya menjadi seperti ini?
Semua ini sama sekali tak pernah aku inginkan.
Di saat-saat UTS selalu saja ada cobaan yang menghampiri :') Yaa ALLAH.

Aku hanya ingin ada yang mendengarkan cerita-ceritaku, keluh kesahku tanpa ada yang mengomentari. Di setiap aku bercerita, aku tidak selalu butuh komentar. Aku hanya manusia biasa yang terkadang tidak bisa mengontrol emosi. Ketika aku emosi, itu adalah hal yang tidak pernah aku inginkan terjadi.

Bagaimana perasaanmu di saat mereka yang ada disampingmu tak lagi mau mendengarkan mu? Lalu, kemana kamu akan pergi menceritakan segala keluh kesahmu? Lalu kemana kamu akan bertanya tentang segala bimbang yang kamu rasakan? Mereka yang ada disampingmu tidak mau lagi mendengarkan semua yang keluar dari bibir mu. Mereka yang kamu anggap paling mengerti kamu ternyata sama sekali tidak mengertimu. Lalu bagaimana dengan orang lain yang sama sekali tidak mengertimu? Mereka pasti jauh lebih tidak bisa mengertimu.

Aku selalu berusaha mengungkapkan apa yang ingin aku ungkapkan. Aku mengatakan setiap kata yang muncul dalam otakku dan setiap rasa yang hadir di dalam hatiku. Mereka tau bagaimana ceritaku, tetapi mereka tidak tau bagaimana perasaanku. Setiap kata yang keluar dari bibirku hanyalah sebuah kata bagi mereka. Tidak ada sebuah rasa yang tersirat dalam setiap katanya. Dan semakin lama aku mengatakan setiap kata itu, aku semakin sadar, mereka adalah pendengar yang tidak ingin mendengar.

Bagaimana bisa aku terus menceritakan segala hal yang aku rasakan dan aku alami pada mereka yang tidak mau mendengar? Aku bukan orang bermuka tebal yang tetap bercerita walaupun aku tau mereka tidak ingin mendengarkan. Lalu siapa pendengarku? Karena tidak ada lagi pendengar untukku, diam adalah pilihan terbaik dan menceritakan semua itu hanya kepada ALLAH SWT.

Memendam semuanya memang bukan suatu hal yang mudah. Tertawa saat di dalam hati ingin menangis, tersenyum saat hati terasa teriris :) Hanya aku yang tau bagaimana perasaanku karena mereka tidak ingin tau dan tidak akan mengerti bagaimana perasaanku.

Saat mereka tak mau lagi mendengar, aku berjanji tidak akan menganggu mereka dengan ceritaku.
Saat mereka memang tidak ingin mendengar, aku akan meminta maaf kepada mereka karena mereka telah terganggu dengan cerita yang aku berikan.
Saat mereka tidak mau mendengar, aku hanya akan menyembunyikan setiap rasa yang aku punya sendiri.

Mereka yang ada disisiku pasti tidak akan terganggu dengan celotehan sampah yang keluar dari bibirku. Mereka yang ada disisiku tidak perlu mendengarnya lagi, karna aku tidak ingin mengungkapkannya (:

                                                                               

Sabtu, 03 Mei 2014

Aku pernah. Aku pernah menangis karena sakit, menangis karena kecewa, menangis karena sedih, menangis karena rindu tak tertahan dan adapula menangis karena terlalu bahagia ☺
Kali ini yang ku rasa, aku menangis karena rindu yang tak tertahan.

Air mata rindu..
Hm entahlah sudah berapa kali aku sering menangis di saat merindukan seseorang.

Air mata identik dengan lemah. Ya, lemah. Aku tak mau dibilang lemah, aku tak mau terlihat lemah dan aku tak mau dilemahkan oleh rindu. Ada saatnya meneteskan air mata karena rindu, namun ada saatnya juga harus menguatkan diri :)

Ada saatnya semua harus diakhiri,
Perasaan cinta yang terlalu dalam
Ketika batin tak sanggup lagi memendam
Mungkin hanya tangis air mata yang bisa menjelaskan.

Tidak perlu dikatakan, tetapi cukup dirasakan.
Mungkin inilah saatnya aku merindukanmu dalam diam.
Hati yang berbicara walau raga mungkin tak bertemu.
Aku terlalu naif untuk mengakui bahwa aku rindu kita. Seperti sekarang.. Aku rindu kamu dan kita.

When you miss someone, but you can't do anything about it :) Sakit memang rasanya jika rasa kangen yang lebih lebih itu tak bisa ditebus langsung dengan pertemuan. Rindu ini selalu saja mengusikku.

Sejak 2 hari ini aku mempimpikan kamu, ya kamu. Apakah kamu merasakan bahwa di sini aku merindukanmu? Kenapa kamu selalu datang mengganggu mimpiku (?) Haha, why do i miss you so badly???!

Hm, entahlah.

Aku menyadari bahwa kita semakin jauh. Tiada kabar, tiada saling sapa.
Aku di sini menunggumu, mengemis waktumu. Tidakkah kau menyadari itu?
Tak inginkah kau sekedar memberikan kabar tanpa aku yang meminta, tanpa aku yang harus menghubungimu terlebih dahulu??
Aku merasakan semakin hari kita semakin jauh dan bahkan untuk tau keadaanmu saja pun sulit.

Yea, inilah hidup. Hidup ini memang penuh misteri, teka-taki terus mengajak kita bermain bersamanya.
Akan ada saatnya dimana kamu rindu pada suatu masa, namun kamu sadar masa itu hanya menghalangi langkahmu. Sebut saja, “masa lalu”.

Ada saatnya dimana kita sangat kesal dan masih menyimpan puing amarah, tetapi di detik itu juga kamu menebarkan senyuman.

Akan ada saatnya dimana hal-hal kecil yang dirindukan itu hilang dan pada sampai akhirnya kita menjadi terbiasa dengan ketiadaannya :)

Jumat, 18 April 2014

Hasil Nilai di Semester 1

Assalamu alaikum. Hallo you guuuuuuuuuuuuuys!!!! Whooooooooaaa, sudah 1 bulan lebih ya aku tidak memposting apapun hehe itu karena aku sedang sibuk dengan kuliahku. Nggak ada waktu untuk nulis, sibuk dengan homework. I have a lot of homework T.T

Btw aku sudah mengetahui hasil ujianku di semester 1. Alhamdulillah, hasilnya not too bad :') but not really good.


IP yang tertinggi adalah 4, dan aku mendapatkan IP = 3.42
Aku sangat sadar bahwa di saat mengerjakan ujian semester 1, aku mengerjakannya kurang maksimal. Di semester 1 kemarin terlalu banyak hal-hal yang aku pikirkan sehingga mengganggu kuliahku. In syaa ALLAH, di semester 2 ini dan di semester selanjutnya aku bisa menjadi lebih baik dari sebelumnya dan belajar lebih giat dari sebelumnya. Aku juga sama sekali tidak ingin memikirkan hal-hal yang tidak terlalu penting. Aku ingin fokus dengan kuliah, dan menjauhi soal percintaan untuk sekarang-sekarang ini. Aku ingin fokus membahagiakan kedua orang tuaku, Mama & Ayah ♥ I loved them so much.

Aku yakin, ALLAH akan mempertemukan kita berdua dan mempermudahkan kita untuk bersama-sama jika kita berjodoh (◦' ⌣ '◦) In syaa ALLAH.

Sabtu, 01 Februari 2014

Welcome, February!




Today marks a fresh, new month, and with it, beautiful sunshine! It was impossible not to feel slightly giddy when I opened up my blinds early this morning to find a soft frosting on the grounds, and bright, warm sunshine, to start off our new month. 

Yeay, bulan sudah berganti! tersenyum lebar
I love the start of a new month. Its like you get to start over in some ways senang 
 
Waktu terasa begitu cepat berlalu. Tak terasa sudah di bulan Februari kembali. 
Banyak kenangan dan hikmah yang aku dapat pada bulan Januari dan terutama pada bulan Desember :')

Semoga di bulan Februari ini menjadi bulan yang penuh berkah malaikat
Segudang harapan inginku raih bersama Februari, dan semoga ALLAH selalu memberikan kebahagiaan-kebahagiaan untukku dan untuk orang-orang yang aku sayang, Aamiin.
Hm jika semua harapan di bulan ini tidak semuanya yang terwujud, setidaknya aku tau bahwa apa yang diberi Tuhan adalah hal yang selalu terbaik jatuh cinta

So many hopes and expectations,
So many dreams and aspirations.

Hehe, bukankah Andrea Hirata bilang agar kita terus bermimpi dan Tuhan akan memeluk mimpi kita? tersenyum lebar

Btw, aku baru saja bangun di February yang cantik ini ^-^
Orang bilang bulan February adalah bulan yang cinta penuh, karena di bulan ini ada hari Valentine (Hari Kasih Sayang) tertawa Bagiku hari kasih sayang bukan hanya pada tanggal 14 Februari saja, tetapi setiap hari! So, tidak ada yang special bagiku di tanggal 14 Februari. Yang special di Februari = My Mama was born on 17 February 1974 (◦^▽^◦) Ulalaaa, aku sama sekali belum menyiapkan a gift for Mama >,<

Ohiya, make Du'a for me ya guys! Pray for me, wish me luck. Aku masih UAS sampai tanggal 15 Februari. Semoga aku bisa mendapatkan nilai yang bagus dan memuaskan. Get good marks, Aamiin ^-^ Semangaaaaat!! beri semangat Semangat Chacaaaa!!! á•™(`▽´)á•— 

I hope that the first month of 2014 has given you a wonderful start, and that February will follow suit with even more delightful days ahead. It is a new month. I hope it's a great month for us all!  malaikat jatuh cinta


Anyway Welcome February!
Welcome February, don't disturb me by showing last memory☺





Kamis, 23 Januari 2014

Assalamu alaikum, good morning guys!
How are you todaaay? I hope you all doing alright.
I just want to let you know bahwa minggu besok aku sudah mulai UAS (Ujian Akhir Semester).
Doakan aku agar diberi kelancaran oleh ALLAH SWT dalam menjawab soal-soal UAS :)

Ini adalah jadwal UAS



Hari ini aku ada kelas siang. Now i wanna get ready, hehe. Assalamu alaikum. Have a great day ya guys!

Rabu, 22 Januari 2014

Kota Tua bersama BOCAFI part 4

29-12-2013






































                                                                 




















                                                          









































Sekitar jam 1PM, kita kembali ke Stasiun Kota menuju Stasiun Duren Kalibata. Sebelum pulang, kita mampir ke Plaza Kalibata terlebih dahulu untuk makan siang.





Setelah kurang lebih 1 jam perjalanan dari Stasiun Kota - Stasiun Duren Kalibata, kita sampai di tempat makan. Ohiya, di Kota Tua kita membeli gelang yang sama dan hanya warnanya yang berbeda. Gelang ini kita namakan gelang persahabatan jatuh cinta







Btw maaf ya kualitas fotonya kecil, karena kalau yang asli kualitasnya fotonya besar, dan uploadnya pasti lama tidur

Okaaaay, sampai di sini dulu ya ceritanya. Aku sudah merasakan kantuk mengantuk
Bye-byeeeeeee! Assalamu alaikum melambaikan tangan